Ini Dia Itinerary Liburanku Sehari di Batu – Malang

25
454

Ini Dia Itinerary Liburanku Sehari di Batu Malang

Libur tlah tiba…
Libur tlah tiba…
Horeee…. Hatiku gembira

Penggalan lagu anak yang dulu dinyanyikan Tasya, selalu terdengar bila saatnya libur sekolah. Biasanya anak-anak akan minta liburan ke tempat yang diidamkan. Tentunya kalau bisa — sebagai ortu memenuhinya sesuai dengan harapan mereka.

Sebagai ibu dari 2 anak yang beranjak remaja, akupun tentu harus bisa memilihkan tempat wisata yang edukatif. Bukan hanya untuk bersenang-senang saja, tapi di balik liburannya harus ada nilai positif yang diambil. Tak sulit sih untuk memilih objek wisatanya, karena di kotaku Malang banyak beragam tempat wisata.

Pilihanku jatuh ke kota wisata Batu. Jarak tempuh dari rumah cuma 60 menit kalau pas nggak macet. Kalau lagi ramai bisa satu jam lebih. Yuk ikuti perjalanan kami saat liburan tipis di Batu. Kemana aja? Simak yukkk Liburan Sehari di Batu Malang  …

Itinerary Liburanku Sehari di Batu Malang

Liburan yang paling nyaman itu saat nggak ada batas dan bebas waktu. Tapi apa jadinya kalau hanya punya waktu sehari saja? Apa bisa? Tentu saja bisa dong. Berikuti Itinerary Liburanku Sehari di Batu Malang.

1. Coban Rondo

Coban Rondo menjadi pilihan pertama. Wisata alam ini sangat ramah buat keluarga. Meski Coban Rondo yang terletak di Pujon Kabupaten Malang merupakan wisata air terjun, tapi untuk menuju lokasi sangat mudah.

Liburan di Batu Malang

Biasanya yang namanya wisata alam harus menempuh perjalanan yang panjang. Kalau di Coban Rondo setelah tiba di tempat parkir, hanya berjalan sekitar 5 menit sudah bisa menikmati curahan air terjun yang luar biasa.

Harga tiket masuk Rp 40.000 per orang dan akan mendapatkan gelang berwarna hijau. Selain bisa mengunjungi Coban Rondo, tiket masuk juga bisa dipakai untuk ke Taman Labirin dan wahana spot lainnya.

Coban Rondo

Buat yang ingin ke air terjun, harap diperhatikan untuk tidak membawa makanan dalam wadah transparan seperti plastik. Karena lokasi masih alami masih banyak kera bersliweran. Jangan sampai bawaan kita direbut oleh kawanan kera ya, hehe…

2. Flora Wisata Santerra de Laponte

Lokasinya tak jauh dari Coban Rondo, hanya butuh waktu sekitar 15 menit saja. Santerra de Laponte adalah wisata buatan yang menampilkan beragam tanaman bunga. Harga tanda masuk 35.000/orang.

Di dalamnya juga ada berbagai wahana dan spot untuk berfoto ria. Antara lain rumah nuansa Eropa, Pertokoan ala Korea, hamparan aneka warna bunga, foto bareng burung dll.

Malang

Kami mengitari area wisata yang lumayan luas. Oya kalau mau keliling dengan kereta juga bisa dengan merogoh kocek 25.000/orang. Terus lihat rumah hantu berbayar 25.000/orang, sedangkan foto dengan burung hanya merogoh uang 5.000 saja.

Oya HTM Rp 25.000 juga dapat voucher diskon minuman 5000 serta voucher diskon hingga 50% saat membeli bunga. Tapi kemarin kami tidak sempat untuk memilih bunga-bunga karena masih stay di Batu jadi kuatir nanti mati di perjalanan.

Liburan

Santerra de Laponte cocok untuk wisata keluarga dan ramah untuk anak-anak. Jadi kalau mau ke Santerra ajak juga keluarga, teman dan sahabat ya..

3. Omah Madhang Saridjoyo

Selesai muter-muter ke Coban Rondo dan Santerra, tak terasa waktu udah pukul 13.00 WIB. Pantes aja udah ada tanda krucuk-krucuk nih di kampung tengah. Tahu kan kampung tengah? Yes saatnya makan siang…

Liburan di Malang

Kami berenam menuju Omah Madhang Saridjoyo. Tempat makan bernuansa Jawa dengan interior jadul ini sebenarnya udah setahun lalu aku tahu. Cuma baru sekarang aja bisa mampir untuk menikmati menu tradisionalnya.

Dari parkiran sudah terlihat gerbang berbata merah dengan background rumah joglo lawas. Pas masuk terdapat kursi-kursi tempo dulu juga bupet jadul dengan printilan baheula. Wah serasa masuk di lorong waktu saat dulu banget ke rumah nenek atau Simbah. Auto deh ingat jaman aku masih kecil.

Liburan di Malang

Sengaja aku mengajak anak-anak untuk menikmati view jadul agar mereka tahu, begini ini lho jaman waktu mamanya kecil. Termasuk mengenalkan pada mereka menu makanan tradisional. Huwaaa lihat ragam menunya, kami semakin semangat untuk makan.

Di Omah Madhang Saridjoyo sistemnya self servis atau prasmanan. Pertama kita cari tempat duduk lalu pelayan akan menanyakan pilihan menu minuman. Ada dawet, wedhang uwuh, jahe panas dan ada juga minuman kekinian seperti ice Oreo dll…

Setelah memilih minuman, kami dipersilahkan menuju sebuah bilik terbuka yang di dalamnya tertata aneka macam sayur seperti sayur lodeh, sayur asem, sayur daun ubi dll. Sedangkan lauknya beragam ada tempe dan tahu goreng, ayam bakar, ayam goreng, cumi, ikan dll. Tidak ketinggalan sambal.yang bikin selera makan.

Saridjoyo Batu Malang

Untuk harga per item atau jenis masakan ya, jadi jatuhnya lumayan karena plus PPN. Kami berenam dan seorang driver jadi bertujuh total hampir bayar Rp 400.000. Untuk rasa cocok sih buat lidahku yang memang orang Jawa. Hehe…

4. Rumah Kebun Lulu

Usai seharian muter-muter kami nggak pulang ke Malang kota. Kami langsung menuju vila Rumah Kebun Lulu yang berlokasi di Sumberejo Batu. Lokasi vila ada di tengah-tengah kebun Apel lho.

Rumah Kebun Lulu

Sayangnya pas kami menginap, pohon apelnya belum berbuah. Ada yang masih berbunga dan ada yang yang masih bertumbuh daunnya. Kata petani apel memang ada pohon yang daunnya digunduli dulu agar tumbuh daun baru.

Batu Malang

Oya aku memilih kamar dengan bangunan dari bambu yang artistik. Vilanya bersih banget dan tentu saja hawanya duingin. Untuk 1 kamar maksimal bisa dihuni 3 orang, jadi karena kami berenam aku booking via Traveloka 2 rooms.

Liburan di Batu Malang

Untuk bambu room nuansanya pedesaan dan ada taman-taman dengan ditumbuhi berbagai bunga. Jadi merasa nyaman banget menginap di vila yang dibangun sejak 2013. Fasilitasnya juga lumayan lengkap ada breakfast, TV, toilet, handuk, minuman hingga swimming pool.

Untuk harga menurutku worth it banget dengan pelayanan yang maksimal dan ramah. Oya sebenarnya di Rumah Kebun Lulu ada juga room yang nuansanya kebun sayur. Bangunannya masih baru dan langsung berhadapan dengan gunung Panderman. Wow bangett…

Liburan di Malang

 

Pokoknya excited sekali viewnya dengan hijaunya kebun yang ada di depan kamar. Nggak rugi deh merogoh kocek antara Rp 275.000 – Rp 450.000 per hari untuk nginap di Rumah Kebun Lulu. Kalian kapan staycation ke sini?

5. Coban Talun

Menginap di RKL nyaman banget dan pulas tidur. Besok paginya aku dan ibu jalan-jalan di sekitar vila. Udaranya sejuk banget dan view gunung Panderman bikin hati betah.

Sekitar pukul 07.00 aku dan 2 anakku serta Tante dan ponakan memutuskan untuk ke Coban Talun. Nah ke air terjun lagi dong. Jaraknya hanya sekitar 1 km atau ditempuh dalam 30 menit.

Coban Talun

Jalannya lumayan dengan kontur naik dan turun plus pemandangan hijau. Juga melewati hutan pinus serta jembatan. Suasananya benar-benar alami dan hawanya bikin adem hati.

Setelah menyusuri jalan setapak berupa tanah dan paving, akhirnya sampai juga ke lokasi Coban Talun. Air terjunnya nggak setinggi Coban Rondo dan debit airnya lumayan deras. Banyak bebatuan besar juga dan ada tanda peringatan untuk tidak mandi di air terjun.

Coban Talun

Kami hanya berfoto-foto berlatar air terjun yang masih alami. Tak terasa lapar juga akhirnya kami makan mie instan di warung sekitar Coban Talun. Warungnya bersih dan harganya terjangkau banget. Menunya ada nasi ayam lalapan, aneka minuman dan snack.

Oya ada juga lho pangkalan ojeknya. Kalau ada yang capek dan mau balik bisa naik ojek dengan berbayar Rp 15.000. Nggak mahal kan? Nah jadi buat teman-teman yang ingin ke Coban Talun jangan kuatir ya, ojek dan warung tersedia di sana.

Begitu cerita liburanku bersama anak-anak. Siapa tahu teman-teman dan keluarga ingin liburan ke Batu dan waktunya cuma sehari, bisa banget pakai itinerary-ku ini. Liburan murah yang penting berkesan dan bahagia. Yuk kalian kapan nih liburan ke Batu dan Malang?

 

 

 

 

 

25 KOMENTAR

  1. Dulu pas SMA sama kuliah asal ada pelantikan ((baca: per-ploncoan)) biasanya ke Coban Talun dan Coban Rondo. Huhu… jadi kedua tempat tersebut memiliki kenangan khusus. Ya, bahagia.. ya lucu.. ya ngenes.
    Tapi bucket list liburan ke Malang ini menyenangkan sekali, karena semuanya masih berkaitan dengan keindahan alam dan culinary.

  2. Jadi kangen nih bepergian ke Batu lagi, sekarang makin banyak lokasi wisatanya dan makin bingung mau ke mana, rasa2nya gak cukup sehari dua hari di sana kalau mau eksplor banyak lokasi ya mbak?
    Kyknya aku yang belum pernah nih ke Rumah Kebun Lulu, jd pensaran sama kebunnya, apakah kalau di san audah include boleh metikin apelnya?

  3. Asik banget dalam sehari bisa ke berbagai destinasi. Banyak wisata kebun cantik di Malang, ya. Kalau saya selalu kepengen beli apel malang. Ya, meskipun di sini juga banyak yang jual. Tapi, pengen beli di tempat atau kebunnya langsung. Kayaknya seger-seger gitu. Karena saya suka olahan apel malang

  4. Aku ngiriiii, waktu mudik Kediri batal ke Malang karena suami ga bisa cuti hiks.Semoga pas mudik lebaran nanti bisa liburan seharian ke Batu Malang, itinerary ini bisa jadi panduan. Makasih sharingnya, Mba Erny

  5. Makin banyak aja pilihan tempat wisata di batu ya. Dari ke 5 tempat yang dibahas di artikel ini, saya baru ke Coban rondo saja, lainnya belum. Ada alasan buat jalan-jalan lagi nih, soalnya banyak yang belum dikunjungi

    • Setujuu…
      Kak Naniek yang hobi travelling pasti penasaran explore Batu.
      Uniknya ya.. wisata alamnya memang sekeren itu.. Kulinernya juga harganya terjangkau banget. Seneng main ke Batu, Malang.

  6. Malang, aku belum jelajahi semua wisatanya. Beberapa kali ke sana tapi nggak sempat jalan-jalan. Aku mau masukin wishlist deh obyek wisatanya. Nggak ada bosannya kalo main ke Malang.

  7. Aku pernah sekali ke Malang, 2017 kalo gak salah, dan itu sepertinya masih kurang karena belum banyak wisata yang aku jelajahi selama di sana, dan saat di sana gak sama keluarga. Jadi sepertinya itinerary dari mba ini sangat berguna

  8. Ketika pandemi ke batu malang lewat coban rondo eeeh pas tutup jadi skipp…2x ke batu malang apes ga bisa kesana.

    Next time semoga pas lewat buka…batu malang emang cakep2 ya maak …

  9. Wah monyet2 di Coban rondo masih nakal2 ya mba?
    Jd inget dulu ke sana super kaget krn disebut sm monyet yg rupanya membaui makanan dan udah yg kuta bawa di tas.
    Anakku smp ketakutan hahaha.
    Jujur aku jg kaget dan lumayan takut

  10. Asoooiii… jadi pengin liburan ke Batu juga mba. Aku belum pernah ke sana loh. Hawanya suejuuukk ya mbak klo ke sana. Kulit yang terbiasa di kota panas Semarang pasti butuh penyesuaian nih pergi ke daerah dingin gini.

  11. Kok aku belum pernah berkunjung di pilihan list-nya mbaak. Aku dua malam 3 hari si Malang kebanyakan kumpul teman dan saudara. Jadi cuma dapat ke Museum Angkut dan candi, eh kebanyakan kulineran juga ding, hahahaa

  12. Batu dan Malang semakin menggoda untuk dikunjungi. Banyak spot baru yang menarik tapi tidak meninggalkan kesan alami. Terkahir ke Malang udah beberapa tahun yang lalu. Pengin juga kalau bisa ambil cuti cuss ke sana.

  13. Waaa sehari bisa dapet 5 obyek wisata. Bagus-bagus tuh tempatnya, Mbak. Aku baru ke Coban Rondo beserta Taman Labirin-nya. Anak-anak senang sekali waktu ke sana, terutama pas di Taman Labirin. Hehe. Next time semoga bisa ke obyek wisata yang lain di Batu dan Malang 🙂

  14. Sama mbak, aku kalau ngajak anak-anak liburan ya ke batu aja, dekat dari rumah dan pilihan tempat liburannya ada banyak. yang satu belum didatangi, eh sudah ada wahana baru lagi

  15. Liburan ke Batu masih jadi wishlist. Enak banget nih kalau rumahnya di Malang, walau cuma sehari seru banget pasti ngajak liburan anak.

  16. Hai, Mbak. Asyik banget, ya, ke tempat-tempat wisata sekeren itu hanya menempuh perjalanan 60 menit saja. Kalau di tempatku (Tangerang), tempat wisata populer itu ke Puncak. Kalau nggak macet, kurang dari 2 jam sudah sampai. Tapi hampir mustahil ke sana nggak macet. Hahaha.

    Kalau ada kesempatan ke Batu Malang, aku mau deh ke air terjun yang ada di Coban Rondo. Aku jarang banget ke air terjun, pasti refreshing sekali 😎

  17. Liat pemandanga rumah kebun Lulu sambil mengamati kursinya..aww.. jd ingat rumah masa kecil yg jg demikian. Hihi. Jd pengen coba jalan2 ngikutin itinerary ini. Kebetulan adik kuliah disana. Tp aku sendiri gak pernah kesana nih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here