Goa Gong yang Unik di Pacitan

1
501

Goa Gong yang Unik di Pacitan

“Melihat satu sudut unik ciptaan-MU yang luar biasa, membuat syukur yang tak berkesudahan” ~nyk_mlg~

Alam Indonesia  memang luar biasa keindahannya. Setiap sudutnya memancarkan hal yang menarik perhatian semua orang. Itu menjadikan kita semakin percaya dengan kebesaranNya.

Salah satu ciptaanNya yang memesona adalah Goa Gong. Dari namanya saja bikin penasaran ya. Tahu kan gong itu adalah salah satu jenis gamelan yang berukuran besar. Selain itu bunyinya yang besar menggema kan?

Nah Goa Gong berlokasi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kota ini adalah kota asal  mantan presiden RI. Siapa yang tak mengenal beliau?

Kenapa Dinamakan Goa Gong

Kalian tergelitik gak sih, kenapa goa di Pacitan ini dinamakan Goa Gong? Awalnya aku juga penasaran banget. Kudu dicari dong jawabannya. Ya pastilah… Jadi yuk kemon lanjut simak yaa…

So hari itu aku bersama sahabat Rainbow Moms berkunjung ke Goa Gong. Ke goa ini adalah rangkain jalan-jalan setelah menyambangi beberapa tempat wisata di Jogja, Jateng dan Jatim.

Huwaa…traveling yang istimewa. Kenapa? Karena dalam tiga hari dua malam kami berkunjung ke tiga provinsi. Iya kan? Sesuatu gitu lho …emak-emak strong melakukan perjalanan panjang.

Balik lagi kenapa dinamakan Goa Gong? Ternyata bukan karena ada batu di dalam goa yang mirip seperti gong. Gong adalah alat musik tradisional gamelan asal Jawa. lho.

Tapi karena ada stalagtit panjang yang  kalau kita pukul memakai tangan, bunyinya seperti bunyi gong. Konon itulah kenapa disebut Goa Gong. Goa ini ditemukan oleh Mbah Noyo Semito dan Mbah Joyo pada tahun 1930-an.

Goa Gong, Proses Alam yang Luar Biasa

Menuju ke lokasi Goa Gong di desa Bomo, Punung Kab Pacitan, kudu melewati jalan setapak. Begitu ada jembatan yang lumayan panjang, jalan berikutnya agak menanjak di ketinggian. Hanya beberapa menit saja–kurang lebih 10 menit–saya tiba di mulut Goa Gong.

Didepan goa banyak yang menawarkan jasa sewa senter dan juga pemandu goa. Tidak wajib bagi pengunjung untuk memakai jasa mereka. Tapi yang jelas sangat membantu pengunjung untuk lebih tahu tentang sejarah Goa Gong.

Goa gelap, pasti. Tapi kalau sudah beradaptasi, meski tanpa senter kita bisa melihat sekitar goa, karena ada lampu-lampu yang memberi penerangan dalam goa. Pengunjung juga harus hati-hati, jalanan yang saya lalui basah oleh tetesan air dari stalagtit dan stalagmit. Untuk keamanan pengunjung, jalan dalam goa pun berpagar stainlees steel.

Masuk beberapa meter saja, saya bisa melihat pemandangan bebatuan yang memukau. Meski penglihatan terbatas, terlihat stalagtit dan stalagmit yang tak beraturan sangat menakjubkan. Goa Gong yang dibuka tahun 1993 adalah hasil proses alam yang sangat indah ini. Semua mengingatkan betapa agung Sang Pencipta. Subhanallah…

Goa Gong ini memiliki 7 ruangan diantaranya terdapat 5 sendang yang dipercaya memiliki kelebihan. Salah satu diantaranya adalah Sendang Kamulyan. Konon orang yang membasuh wajah dengan air dari sendang tersebut bisa memperoleh kemuliaan dalam hidupnya.

Untuk mengitari seluruh ruang Goa Gong butuh waktu sekitar 2 jam. Jalannya tak datar, kadang naik dan turun. Yang pasti di sisi kanan dan kiri hanya ada pandangan yang woowww…Apalagi di balik tegarnya stalagtit dan stalagmit ada pencahayaan warna warni. Alhasil, hanya ada decak kagum saya yang tak berkesudahan. Tuhan Pencipta memang Maha Segala…

Bila berkunjung ke Pacitan, jangan lewatkan Goa Gong untuk menikmati indahnya . Banyaknya goa yang ada di kota Pacitan hingga kota ini  berjuluk kota dengan 1001 goa.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here