Tahun 2018, Tahun Anugrah Dalam Dunia Blogging (saya)

26
48

Tahun 2018 sudah di ujung waktu.  Seperti tahun-tahun sebelumnya,  melepas tahun dibarengi harapan tentang  hal-hal yang baik. Diantaranya rejeki lebih banyak dan barokah, tubuh yang sehat hingga karier pekerjaan yang cemerlang.  Aamiin…

Tapi bagaimana dengan pencapaian diri di tahun yang sudah dilewati?  Banyak orang menganggap itu hal yang tak penting. Padahal pencapaian hasil apapun ditahun kemarin adalah bentuk evaluasi dari hasil kerja kita di tahun itu.

Nah kalau saya Alhamdulillah tahun 2018 adalah tahun “kebangkitan” saya di dunia blogging. Bagaimana tidak saya sebut dengan istilah itu?  Ya karena hampir 20 tahun saya sama sekali tidak “menengok” dunia tulis menulis.  Padahal sebelumnya di akhir tahun 80an hingga pertengahan 90 an tepatnya 1996 saya aktif berkutat dengan dunia itu. Sungguh sebuah anugrah ketika saya bisa menyelami dunia menulis lagi.

(Sumber: pxhere)

Mulanya Buntu dan Sulit Menulis Lagi

Jangankan untuk menulis artikel,  menulis status di media sosial pun harus berpikir keras untuk merangkai kalimat.  Terasa sulit untuk memulainya lagi.  Begitu niatnya untuk kembali ke “dunia” lamaku, seperti saat mahasiswa dulu,  segala cara saya tempuh. Yang penting bagaimana mengembalikan keinginanku untuk bisa eksis menulis lagi.

Saya mulai mencari info di internet.  Mencari penulis atau blogger dan membaca artikel-arikelnya. Pendek kata, akhirnya saya menemukan satu platform berita yang menerima juga artikel wisata.  Saya memberanikan diri untuk menulis dan mencoba mengirimnya.

Target belajar dan menulis terus saya lakukan. Hingga ada info tentang sebuah komunitas Blogger Perempuan Network.  Alhamdulillah banyak hal yang bisa saya pelajari. Termasuk bagaimana cara menulis artikel wisata yang saya minati.


Punya Blog Pribadi, Semakin Getol Menulis

Bulan Maret 2018 saya memiliki blog pribadi, namun baru betul-betul aktif mengisi blog bulan Agustus lalu.  Semangat menulis muncul saat bergabung dengan komunitas menulis baik online ataupun offline. Banyak menyimak dan mengikuti tips-tips menulis.  Sampai detik saya menulis artikel ini, sudah ada 40 artikel di blog dalam 4 bulan terakhir. Sedangkan di platform ada 70 artikel.  Total berjumlah 110 artikel di tahun 2018. Sesuatu banget yaa buat saya.  Alhamdulillah…

Bersama Blogger di suatu acara (dok. Ivonie) 

Bahkan saat Blogger Perempuan Network mengadakan 30 day blog challenge saya mencoba ikut. Meski hanya bisa menulis 10 artikel,  namun buat saya awal yang baik.  Insha Allah dikesempatan mendatang bisa konsisten menulis hingga full sebulan.

Tahun 2018 bagi saya tahun penuh anugerah dan menjadi tonggak sejarah hidup saya karena bisa menulis lagi,  setelah 20 tahun tak menulis.  Alhamdulillah,  rasa syukur yang mendalam saya panjatkan pada Allah.  Terima kasih juga pada BPN juga blogger-blogger lain yang tak langsung memberi pembelajaran.  Tak bisa menyebut satu persatu yaa..Semoga tahun 2018 meninggalkan kesan dan pengalaman terbaik buat kita semua.


Pengharapan Tahun Baru 2019

Beberapa resolusi yang ingin saya capai di tahun baru 2019 diantaranya:
1. Lebih rajin belajar untuk membuat artikel yang lebih baik lagi.
2. Konsisten menulis.
3. Menjadi blogger yang profesional

Semoga resolusi diatas bisa saya capai.  Insha Allah. Untuk teman-teman blogger di seluruh Indonesia,  tetap semangat menulis.  Doakan saya sebagai blogger pemula bisa mengikuti jejak blogger mastah yang prestasinya luar biasa.

Pada momentum malam tahun baru ini,  saya mengucapkan :

SELAMAT TAHUN BARU 2019. SEMOGA TAHUN BARU BISA MEMBAWA SEMANGAT BARU UNTUK MENGUKIR PRESTASI. AAMIIN.. .

Malang,  31 Desember 2018

26 KOMENTAR

  1. Wha mba Erny ini ibarat macan yang baru bangun dari tidurnya. Hihi… Dengan modal latarbelakang kepenulisan yang mumpuni dan jaringan yang kuat bisa menjadi blogger handal nih.

  2. Bangkit kembali setelah lama vakum itu nggak gampang lho, Mbak. keren sekali Mbak Erny langsung bisa berlari, nggak pakai santai tapi langsung kejar 40 artikel di blog dan 70 di portal. 110 artikel buat orang yang baru memulai kembali itu pantas mendapat acungan jempol. Semoga tahun 2019 semakin bersinar ya, Mbak. Aku pun berdoa semoga tahun depan selalu diberkahi allah seperti 2018.

  3. Sepertinya aku pun lebih pemula dari dirimu, Mbak Erny. Masih butuh motivasi dari diri sendiri sekaligus suntikan semangat dari teman-teman sesama blogger. Saling mendoakan dan menyemangati kita, ya.

  4. Semoga segala harapannya dapat tercapai, mbak.

    Mantap banget dalam 4 bulanan sudah menghasilkan 110 artikel. saya malah baru mulai. hehe

    doakan saya juga ya mbak, semoga bisa konsisten ngeblognya.

    semoga kita semua dapat terus menebarkan manfaat kepada sesama. aamiin

  5. ceritanya mirip sama saya nih, setelah sekian lama meninggalkan dunia literasi rasa rindu terobati dengan ikut beberapa training onlne unuk refresh ilmu penulisan. Saya exited benget setelah punya blog pribadi, blog lama? jangan tanya haha udah nggak tahu ada dimana. Selamat ya mbak, masuk ke duania penuh warna yang semua namanya bahagia

  6. Salut dengan semangat mbak ernyk untuk kembali menulis. Gak gampang loh menyalakan kembali semangat setelah 20 tahun padam. Lebih mudah kalau menulis sejak awal. Nah. Tahun 96 saya masih unyu lho masih SD. Warbiyasah mbak ernyk

  7. Wuihh Mb Erny, tembus 110 artikel di 4 bulan terakhir.
    Hihi saya koq jadi malu.🙈
    Bismillah bs bergandengan tangan dengan Mb erny nih.
    Btw saya sdh bs masuk ke travelling yuk, tp nggak bs lgs tancap gas mirip mbak.
    Bingung bagi waktunya sm kerjaan.
    Semiga bs tertular virus semangat mbak.
    Aamiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here